Dosen FKK UNUSA departemen keperawatan Dr Faridah Umamah, S.Kep.Ns.M.Kep. dan team melakukan program integrasi pengabdian masyarat desa binaan dan KKN Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) dengan tema “EDUKASI KESEHATAN TENTANG PEREMPUAN SEHAT DAN BERDAMPAK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN PEREMPUAN DIKELURAHAN WONOKROMO SURABAYA ”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan perempuan sekaligus mendorong perempuan agar lebih aktif dalam menjaga kesehatan dirinya, keluarga, dan lingkungan sekitar. Perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga dan masyarakat sehingga peningkatan pengetahuan serta kesadaran kesehatan diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakanpada tanggal 22 Agustus 2026, dengan rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengajak peserta membiasakan aktivitas fisik sebagai bagian dari pola hidup sehat. Suasana senam yang dilakukan secara bersama-sama juga berlangsung aktif dan penuh antusiasme, sehingga kegiatan tidak hanya memberikan manfaat bagi kebugaran, tetapi juga mempererat interaksi dan kebersamaan antar peserta. Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan sederhana. Peserta mendapatkan pemeriksaan kondisi kesehatan dasar, seperti pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan indeks massa tubuh. Pemeriksaan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengetahui kondisi kesehatan secara berkala serta mengenali faktor risiko kesehatan sejak dini
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan edukasi kesehatan tentang perempuan sehat dan berdampak. Materi edukasi mencakup pentingnya menerapkan pola hidup sehat, aktivitas fisik, pemenuhan gizi seimbang, menjaga kesehatan reproduksi, mengelola stres, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Peserta juga didorong untuk tidak hanya memahami informasi kesehatan, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Konsep “perempuan sehat dan berdampak” menempatkan perempuan sebagai individu yang memiliki kemampuan untuk menjaga kesehatan dirinya sekaligus menjadi penggerak perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Perempuan yang memiliki pengetahuan dan kesadaran kesehatan diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih tepat terkait kesehatan serta menjadi contoh dalam menerapkan perilaku hidup sehat di lingkungan sekitarnya.
Dr. Faridah Umamah menyampaikan melalui kegiatan ini, masyarakat Kelurahan Wonokromo diharapkan semakin menyadari bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan ketika mengalami sakit, tetapi perlu dimulai melalui tindakan preventif dan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas fisik, pemeriksaan kesehatan secara berkala, pola makan sehat, serta peningkatan literasi kesehatan merupakan bagian penting dalam mewujudkan perempuan yang sehat, mandiri, dan produktif. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun perempuan yang sehat, berdaya, dan memberikan dampak positif bagi keluarga serta masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga upaya peningkatan derajat kesehatan perempuan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama di masyarakat.
Perempuan sehat bukan hanya tentang bebas dari penyakit, tetapi tentang memiliki pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan untuk menjaga kesehatan serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya





