Senin, 21 September 2026

ARTIKEL MEDIA MASSA

 

Dosen FKK UNUSA departemen keperawatan Dr Faridah Umamah, S.Kep.Ns.M.Kep. dan team melakukan program integrasi pengabdian masyarat desa binaan dan KKN Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) dengan tema “EDUKASI KESEHATAN TENTANG PEREMPUAN SEHAT DAN BERDAMPAK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN PEREMPUAN DIKELURAHAN WONOKROMO SURABAYA ”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan perempuan sekaligus mendorong perempuan agar lebih aktif dalam menjaga kesehatan dirinya, keluarga, dan lingkungan sekitar. Perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga dan masyarakat sehingga peningkatan pengetahuan serta kesadaran kesehatan diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakanpada tanggal 22 Agustus 2026, dengan rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengajak peserta membiasakan aktivitas fisik sebagai bagian dari pola hidup sehat. Suasana senam yang dilakukan secara bersama-sama juga berlangsung aktif dan penuh antusiasme, sehingga kegiatan tidak hanya memberikan manfaat bagi kebugaran, tetapi juga mempererat interaksi dan kebersamaan antar peserta. Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan sederhana. Peserta mendapatkan pemeriksaan kondisi kesehatan dasar, seperti pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan indeks massa tubuh. Pemeriksaan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengetahui kondisi kesehatan secara berkala serta mengenali faktor risiko kesehatan sejak dini

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan edukasi kesehatan tentang perempuan sehat dan berdampak. Materi edukasi mencakup pentingnya menerapkan pola hidup sehat, aktivitas fisik, pemenuhan gizi seimbang, menjaga kesehatan reproduksi, mengelola stres, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Peserta juga didorong untuk tidak hanya memahami informasi kesehatan, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Konsep “perempuan sehat dan berdampak” menempatkan perempuan sebagai individu yang memiliki kemampuan untuk menjaga kesehatan dirinya sekaligus menjadi penggerak perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Perempuan yang memiliki pengetahuan dan kesadaran kesehatan diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih tepat terkait kesehatan serta menjadi contoh dalam menerapkan perilaku hidup sehat di lingkungan sekitarnya.

Dr. Faridah Umamah menyampaikan melalui kegiatan ini, masyarakat Kelurahan Wonokromo diharapkan semakin menyadari bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan ketika mengalami sakit, tetapi perlu dimulai melalui tindakan preventif dan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas fisik, pemeriksaan kesehatan secara berkala, pola makan sehat, serta peningkatan literasi kesehatan merupakan bagian penting dalam mewujudkan perempuan yang sehat, mandiri, dan produktif. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun perempuan yang sehat, berdaya, dan memberikan dampak positif bagi keluarga serta masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga upaya peningkatan derajat kesehatan perempuan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama di masyarakat.

Perempuan sehat bukan hanya tentang bebas dari penyakit, tetapi tentang memiliki pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan untuk menjaga kesehatan serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya

Senin, 07 September 2026

PKKMB Program Studi D-III Keperawatan: Menyambut Mahasiswa Baru dan Membangun Kebersamaan Bersama HIMA DIGPER



Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru dalam mengenal lingkungan akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan perkuliahan. Dalam rangka menyambut mahasiswa baru, HIMA D-III Keperawatan (HIMA DIGPER) turut berperan dalam pelaksanaan kegiatan PKKMB Program Studi D-III Keperawatan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan berbagai pembekalan yang berkaitan dengan dunia keperawatan. Melalui rangkaian materi yang diberikan, mahasiswa baru diajak untuk mengenal lebih dekat Program Studi D-III Keperawatan, memahami pentingnya etika, serta mempersiapkan diri menjadi calon perawat yang profesional dan berkarakter.

Pengenalan Program Studi D-III Keperawatan

Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan PKKMB adalah pemaparan materi mengenai pengenalan Program Studi D-III Keperawatan yang disampaikan oleh Kaprodi D-III Keperawatan, Ibu Siti Damawiyah, S.Kep., Ns., Kep.

Materi ini memberikan gambaran kepada mahasiswa baru mengenai Program Studi D-III Keperawatan, lingkungan akademik, serta berbagai hal yang perlu dipahami selama menjalani proses pendidikan. Pengenalan program studi menjadi bekal penting agar mahasiswa baru dapat memahami bidang yang akan mereka tekuni sekaligus mengetahui berbagai proses yang akan dilalui selama menjadi mahasiswa keperawatan.

Melalui materi tersebut, mahasiswa baru diharapkan dapat lebih mengenal program studinya dan memiliki kesiapan untuk mengikuti proses pembelajaran dengan penuh tanggung jawab.

Membentuk Mahasiswa yang Beretika

Selain pengenalan program studi, mahasiswa baru juga mendapatkan materi mengenai etika yang disampaikan oleh Ibu Dr. Faridah Umamah, S.Kep., Ns., M.Kep.

Materi etika menjadi bagian penting dalam pembekalan mahasiswa keperawatan. Sebagai calon tenaga kesehatan, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga harus memiliki sikap dan perilaku yang baik dalam berinteraksi dengan pasien, tenaga kesehatan lainnya, maupun masyarakat.

Melalui materi ini, mahasiswa diajak untuk memahami pentingnya menjaga sikap, komunikasi, sopan santun, tanggung jawab, serta profesionalisme dalam kehidupan akademik maupun nantinya ketika terjun ke dunia kerja.

Pembekalan mengenai etika sejak awal masa perkuliahan diharapkan dapat membantu mahasiswa membangun karakter yang sesuai dengan nilai-nilai profesi keperawatan.

Membangun Perawat Indonesia yang Profesional dan Berkarakter

Rangkaian kegiatan PKKMB juga semakin lengkap dengan adanya materi dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dengan tema “Membangun Perawat Indonesia yang Profesional, Berkarakter, Adaptif, dan Mendunia Menuju Indonesia Emas 2045.”

Materi ini memberikan wawasan kepada mahasiswa baru mengenai tantangan dan peluang profesi keperawatan di masa depan. Perawat tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dalam memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan perubahan dalam dunia kesehatan.

Konsep perawat yang profesional, berkarakter, adaptif, dan mendunia menjadi gambaran mengenai kualitas perawat yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan. Mahasiswa sebagai calon perawat Indonesia diharapkan mulai mempersiapkan diri sejak dini dengan meningkatkan kemampuan akademik, keterampilan, karakter, komunikasi, serta kemampuan beradaptasi.

Tema tersebut juga mengajak mahasiswa untuk melihat profesi keperawatan dalam perspektif yang lebih luas, terutama dalam mempersiapkan sumber daya manusia kesehatan yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Menjadi Awal Perjalanan Calon Perawat

Berbagai materi yang diberikan dalam PKKMB Program Studi D-III Keperawatan menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru untuk menjalani kehidupan akademik dan mempersiapkan diri sebagai calon tenaga kesehatan.

Mulai dari mengenal program studi, memahami etika, hingga mendapatkan wawasan mengenai arah perkembangan profesi keperawatan, seluruh rangkaian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai perjalanan yang akan mereka tempuh.

Keterlibatan HIMA DIGPER dalam kegiatan PKKMB juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara mahasiswa baru dengan lingkungan organisasi dan mahasiswa tingkat atas. Dengan adanya interaksi dan kebersamaan sejak awal, diharapkan tercipta lingkungan mahasiswa yang solid, suportif, dan mampu berkembang bersama.

Menyambut Generasi Perawat Masa Depan

PKKMB Program Studi D-III Keperawatan menjadi lebih dari sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan, etika, karakter, serta semangat untuk berkembang sebagai calon perawat profesional.

Dengan bekal yang diberikan melalui berbagai materi, mahasiswa baru diharapkan mampu menjalani masa perkuliahan dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Mereka bukan hanya dipersiapkan untuk menjadi mahasiswa yang unggul secara akademik, tetapi juga menjadi calon perawat yang memiliki karakter, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Selamat datang mahasiswa baru Program Studi D-III Keperawatan!

Kenali profesinya, bangun karakternya, tingkatkan kompetensinya, dan bersiap menjadi generasi perawat Indonesia yang profesional, adaptif, dan mendunia menuju Indonesia Emas 2045.

NURSEDEPENDENT X MIDWIFERY (D3 KEPERAWATAN DAN S1 KEBIDANAN UNUSA) SEMARAK MERAYAKAN HUT RI KE 81

 

Surabaya, 20 Agustus 2026. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, HIMA D3 Keperawatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) berkolaborasi dengan HIMA S1 Kebidanan menyelenggarakan kegiatan Nursedependent X Midwifery

Nursedependent X Midwifery merupakan kegiatan yang melibatkan mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan, S1 Kebidanan, tenaga pendisikan serta dosen Fakultas Keperawatan dan Kebidanan UNUSA. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan HUT RI ke-81, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarmahasiswa, dosen, serta kedua organisasi mahasiswa. 

Nursedependent X Midwifery menghadirkan berbagai perlombaan yang menguji ketangkasan, kecepatan, kekompakan, hingga kreativitas para peserta. Beragam perlombaan tersebut dirancang agar dapat diikuti dengan penuh keseruan oleh mahasiswa maupun civitas akademika Fakultas Keperawatan dan Kebidanan.

1. Lomba Lepas Kaos Kaki

 
2. Lomba Menghindari Gelas Air
 
 
3. Lomba Supporter

 4. Lomba mengambil Kertas Dalam Tepung

 

 


 

 

 

 

5. Lomba Kefokusan Warna Kaos Kaki








6. Lomba Makan Pisang


 

 

 

 

 

 

 

Nursedependent X Midwifery menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara mahasiswa D3 Keperawatan, mahasiswa S1 Kebidanan, serta dosen Fakultas Keperawatan dan Kebidanan UNUSA.

Kolaborasi antara HIMA D3 Keperawatan dan HIMA S1 Kebidanan menunjukkan bahwa perbedaan program studi dan organisasi bukanlah penghalang untuk menciptakan kegiatan yang positif. Justru melalui kegiatan bersama seperti ini, rasa kekeluargaan, solidaritas, dan kerja sama dapat semakin terbangun.

Semangat kompetisi yang ditunjukkan oleh para peserta juga tetap diiringi dengan sportivitas. Kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan, tetapi kebersamaan dan kegembiraan dalam memperingati kemerdekaan menjadi hal yang paling utama.

Semangat Kemerdekaan dalam Kebersamaan

Peringatan HUT RI ke-81 melalui Nursedependent X Midwifery menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Melalui permainan, tawa, kerja sama, dan sportivitas, mahasiswa dan dosen dapat merayakan kemerdekaan sekaligus menciptakan pengalaman yang berkesan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum yang memperkuat hubungan antara HIMA D3 Keperawatan dan HIMA S1 Kebidanan serta seluruh civitas akademika Fakultas Keperawatan dan Kebidanan UNUSA.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩

Semangat kemerdekaan, semangat kebersamaan, dan semangat untuk terus berkarya!

 

 

Kamis, 03 September 2026

MUSYAWARAH BESAR HIMA D3 KEPERAWATAN

 

Surabaya, 05 Agustus 2026. HIMA DIGPER (Himpunan Mahasiswa D-III Keperawatan) UNUSA telah menyelenggarakan kegiatan MUBES (Musyawarah Besar). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting untuk keberlangsungan  organisasi sebagai wadah evaluasi, dan penyusunan program kerja 1 periode kedepan.

Musyawarah Besar HIMA DIGPER 2026 dilaksanakan sebagai momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi selama satu periode sekaligus mempersiapkan kepengurusan dan program kerja untuk periode 2026–2027. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus HIMA DIGPER dan menjadi ruang bersama untuk menyampaikan pendapat, berdiskusi, serta mengambil keputusan melalui musyawarah. 

Salah satu agenda utama dalam MUBES HIMA DIGPER 2026 adalah sidang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Sidang ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa organisasi memiliki landasan dan aturan yang jelas dalam menjalankan setiap kegiatan dan kepengurusannya. 

Selain sidang AD/ART, agenda MUBES juga diisi dengan penyampaian Laporan Pertanggung jawaban (LPJ) dari setiap divisi. LPJ menjadi bentuk transparansi dan tanggung jawab pengurus dalam menjalankan amanah selama satu periode kepengurusan.

Setiap divisi menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, capaian yang telah diperoleh, serta evaluasi terhadap program kerja selama periode sebelumnya. Penyampaian LPJ juga menjadi kesempatan untuk melihat berbagai hal yang sudah berjalan dengan baik maupun hal-hal yang masih perlu diperbaiki.

Setelah melakukan evaluasi melalui LPJ, setiap divisi juga menyusun dan memaparkan program kerja untuk satu tahun ke depan, yaitu periode 2026–2027. Penyusunan program kerja dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan mahasiswa, perkembangan organisasi, serta visi dan misi HIMA DIGPER. Setiap divisi diharapkan mampu menghadirkan program yang tidak hanya bersifat kegiatan rutin, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan lingkungan kampus.

 MUBES HIMA DIGPER 2026 bukan hanya tentang mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan, tetapi juga tentang merancang apa yang akan dilakukan. Dari evaluasi, lahir pembelajaran. Dari musyawarah, lahir keputusan. Dan dari keputusan, lahir langkah baru menuju HIMA DIGPER yang lebih baik.

ARTIKEL MEDIA MASSA

  Dosen FKK UNUSA departemen keperawatan Dr Faridah Umamah, S.Kep.Ns.M.Kep. dan team melakukan program integrasi pengabdian masyarat desa ...